Selasa, 21 Januari 2014

Khayalan Tukang Batu

Paling
Enak Jadi Matahari, Awan, Angin
atau Batu ?

Alkisah, ada seorang tukang
batu yang melihat seorang
pejabat yang naik mobil mewah.
Lalu, ia berandai-andai.. jika bisa
menjadi seperti pejabat itu,
wah.., betapa bahagianya dia! Eh,
harapannya didengar. Jadilah dia
pejabat tinggi yang disegani,
dihormati, dan pergi ke mana-
mana naik mobil mewah.
Suatu hari, saat turun dari
mobilnya, matahari bersinar amat
terik sehingga dia kepanasan.
Batinnya, "Matahari lebih hebat
dari saya nih. Saya bisa
kepanasan begini. Mendingan
saya jadi matahari saja deh.."
Harapannya didengar lagi. Jadilah
dia matahari. Wah, dia sangat
senang bisa menyinari bumi
dengan panasnya. Pokoknya,
tidak ada yang tahan dan tidak
ada yang bisa melawan.
Nah, saat dia sedang asyik
menyinari bumi, lewatlah awan
yang menutupi sinarnya. Dia
mengomel, "Kurang ajar nih
awan, dia lebih hebat karena bisa
menutupi cahayaku. Saya mau
jadi awan saja deh!" Maka jadilah
dia awan. Tapi tidak lama
kemudian, dia ditiup pergi oleh
angin.
"Waduh.., saya kalah sama
angin. Angin ini kuat sekali!
Lebih baik saya jadi angin, bisa
menghembus semua hal di dunia
ini hingga tiada sisa!" Maka, dia
menjadi angin puyuh. Tapi saat
sedang beraksi, ternyata ada satu
benda yang tidak bisa
dihembusnya. Bahkan, bergerak
pun tidak. Itu adalah batu besar.
"Wah batu ini lebih kuat dari
saya. Tidak bergerak sedikit pun
saat saya hembus. Saya mau jadi
batu besar saja!" Akhirnya dia
pun menjadi batu. Tapi tidak
lama kemudian, ada yang
menghantamnya. Rupanya, ada
tukang batu yang sedang
berusaha menghancurkannya.
Maka akhirnya orang yang
menjadi batu itu hancur dalam
ketidakpuasannya..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar